Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) dan Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) mengadakan acara Digital Technology Indonesia 2018 (DIGITECH 2018) pada hari Rabu (28/11) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Acara ini mengusung tema utama Digital Transformation & Industry 4.0 membahas 8 pilar utamanya yaitu: Cloud Computing, Blockchain, Financial Technology, Smart City, Big Data & Analytics, Cybersecurity, Artificial Intelligence dan Internet of Things.

Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Andi Budimansyah menjadi pembicara dalam tema Cybersecurity dengan menjelaskan materi tentang Keamanan DNS dan Domain.

Dalam kesempatan tersebut Andi menjelaskan Pentingnya menjaga keamanan di internet, agar ketika user mengunjungi sebuah situs maka yang terbuka adalah situs yang memang ingin dia kunjungi. Salah satu cara agar tetap aman yaitu dengan menggunakan DNSSec.

“Informasi dari ID-SIRTII mengungkapkan bahwa pada tahun 2017 terjadi serangan siber sebanyak 205 juta dimana yang terbanyak diserang adalah port 53 atau DNS. Dengan menggunakan DNSSec mengubah konsep dari terbuka dan saling percaya menjadi terverifikasi, karena dengan menggunakan DNSSec bisa menjamin website yang dikunjungi tidak dibelokan ke alamat lain”. Kata Andi di hadapan para peserta.

DNSSec dan SSL memiliki perbedaan yaitu dimana SSL menjamin Nama Domain sebuah perusahaan/perseorangan adalah benar miliknya, namun DNSSec menjamin bahwa Nama Domain tersebut adalah benar alamat IP nya. Dengan menggunakan SSL website akan menjadi trusted, namun dengan menambahkan DNSSec, website akan menjadi verified.

 
Diakhir acara Andi pun memberikan saran untuk para peserta yang hadir tentang bagaimana mendaftarkan Nama Domain yang baik.

“Daftarkan domain yang mudah diingat karena semakin mudah diingat akan semakin bagus, dan sebelum membuat sebuah bisnis dan launching produk/layanan segera daftarkan Nama Domainnya dan Nama Domain terkait lainnya (mirip dan potensi typo error) supaya bisa menghidari Nama Domain anda diambil oleh orang lain.” Tutup Andi.