Grand Launching Program Merajut Indonesia melalui Digitalisasi Aksara Nusantara sukses terselenggara pada Sabtu, 12 Desember 2020. Peresmian Inisiasi Kerjasama antara PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) dan UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization) juga dilaksanakan pada momen bersejarah ini.

Upaya Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dalam mendigitalisasikan Aksara Nusantara kedalam format internationalize domain name (IDN), yang bisa diakses dan dipergunakan di internet mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak. Acara ini dihadiri langsung secara daring maupun luring oleh:

  1. Ketua PANDI, Yudho Giri Sucahyo
  2. Sri Sultan Hamengkubuwono X
  3. Jajaran Pemangku Kepentingan dan Operator Registri PANDI
  4. Kepala Pusat Pengembangan Bahasa, Dr. Dora Amalia
  5. UNESCO, Dr. Ming-Kuok Lim
  6. Perwakilan Aksara Jawa, K.P.H Notonegoro
  7. Perwakilan Aksara Lontaraq, Andi Mallarangeng
  8. Perwakilan Aksara Sunda, Cahyana Ahmadjayadi
  9. Dirjen Aptika Kemkominfo, Samuel Pabrikan Pangerapan B.Sc

Selain itu, video dukungan untuk program ini juga diberikan oleh:

  1. Perwakilan PPI Dunia, Choirul Anam
  2. Perwakilan Aksara Pegon: KH. Alfin Sonhaji, S.Pd, M.Pd
  3. Perwakilan Aksara Bali: Tokoh Aksara Bali: Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum.
  4. Dirjen SDPPI Kemkominfo: DR. IR. Ismail MT
  5. ITB: Dr.Ir. Richard Mengko

Geng Kobra yang merupakan pencipta theme song “Merajut Indonesia” juga ikut turut serta dalam memeriahkan cara ini dengan membawakan beberapa lagu.

Dengan peresmian program Merajut Indonesia, diharapkan kita bisa melestarikan aksara nusantara yang dapat hilang jika tidak masuk ke ranah digital.