PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) menyelenggarakan acara Registrar Meeting 2020 pada Rabu, 25 November 2020 di Haris Vertu Harmoni, DKI Jakarta. Acara ini dilakukan secara bertatap muka dan daring melalui zoom meeting yang di hadiri oleh registar seperti Kilat Domain, INDOREG, Qwords, Melsa, Belidomain, Reseller, DNET, Radnet, Daftar Nama, CBN Registar, Digital Registra, Merekmu, DACENI, Registrindo, Indosat M2, Citraweb, Bisa Online, ID CloudHost, Biznet Gio, INA 17, dan IDN.

Registrar Meeting 2020 yang diselenggaran PANDI dengan tema “Sharing Session Menghadapi Era New Normal”, menjabarkan laporan dari seluruh operator PANDI. Di mana PANDI, melaporkan perkembangan create, renew, dan delete TLD (Top Level Domain) dan SLD (Second Level Domain) .id. PANDI juga memperkenalkan 2 registar baru yang telah terakreditasi yaitu IDN dan INA 17. Salah satu hal terpenting dari acara juga ditujukan untuk menampung saran dari Registrar PANDI untuk meningkatkan pelayanan PANDI kepada Registrar dan Registran serta kolaborasi antar Registry dan Registrar.

Registrar Meeting 2020 dibuka oleh CRO (Chief Registry Officer) PANDI, Muhammad Shidiq memaparkan pemberitauan tentang international domain name yang sedang masuk dalam proses pendaftaran ke ICANN yaitu domain INA (Aksara Jawa).

Selain itu, bagian AR (Administrasi Registri) memaparkan kebijakan registri terbaru untuk meningkatkan pelayanan registrar kepada registrar di mana keamanan privasi pelanggan menjadi bahasan penting. Bagian PRIT (Pengembangan, Riset Terapan, Inovasi, dan Teknik) juga memaparkan pentingnya RDAP (Registration Data Access Protocol) dan KAO (Keuangan, Keorganisasian dan Keanggotaan) menjelaskan prosuder emergency credit untuk memudahkan proses keuangan registrar. Bagian BDMK (Pengembangan Usaha, Kerjasama, dan Pemasaran) juga memaparkan rencana PANDI di 2021 yang terus meningkatkan dan menambah jumlah nama domain aktif.