PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) berkolaborasi dengan Keraton Yogyakarta, Dinas Kebudayaan DIY, dan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo RI menyelenggarakan kegiatan Pahargyan (Selebrasi) Digitalisasi Aksara Jawa di Pagelaran Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Digitalisasi aksara tersebut merupakan bentuk pelestarian budaya lokal agar bisa tetap hidup dan mengikuti zaman.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 5 November 2020 ini dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ketua PANDI, Yudho Giri Sucahyo, dan tamu undangan lainnya. Acara ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube TasteOfJogja Disbud DIY, PANDI, dan Merajut Indonesia.

Acara bertambah istimewa karena KHP Kridhomardowo Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat menghadirkan “Beksan Ajisaka” yang merupakan Yasan Dalem Enggal (tarian baru ciptaan Sultan) Sri Sultan Hamengku Buwono X. Inspirasi penciptaan tarian ini adalah sosok Ajisaka yang merupakan tokoh dibalik sejarah panjang aksara Jawa. Ditarikan oleh 10 penari putra, Beksan Ajisaka adalah bentuk penggambaran hubungan kata dengan perjalanan hidup manusia. Beksan tersebut diciptakan khusus oleh Sri Sultan Hamengku Buwono sebagai wujud kepedulian beliau terhadap aksara Jawa dan juga dalam menyambut kebangkitan aksara Jawa yang pada saat ini sudah masuk ke ranah digital.