Rabu, 17 Mei 2017 13:19
Reporter : Fauzan Jamaludin

 

Merdeka.com – Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) hari ini meluncurkan tiga layanan baru berbasis internet. Layanan pertama yang diluncurkan adalah Internationalized Domain Name (IDN) untuk lima aksara Nusantara. IDN merupakan sistem penggunaan aksara non-latin sebagai nama domain internet.

Ketua PANDI, Andi Budimansyah, mengungkapkan, sistem IDN selama beberapa tahun terakhir ini sudah banyak digunakan di negara-negara yang dominan menggunakan aksara non-latin, seperti Tiongkok, Rusia, Jepang, atau Arab. Sementara di Indonesia berdasarkan riset internal PANDI, kata dia, setidaknya ada lima aksara lokal yang masih bertahan dan cukup banyak digunakan di Indonesia.

“Aksara Jawa, Sunda, Bali, Bugis, dan Batak relatif masih banyak dipahami oleh masyarakat di daerah asalnya. Karena itu, kami memulai melakukan riset IDN untuk lima aksara tersebut. Apabila ada yang ingin membuat situs web dengan nama domain lima aksara Nusantara itu, saat ini sudah bisa kami layani,” katanya melalui keterangan resmi, Rabu (17/5).

Layanan kedua yang diluncurkan PANDI hari ini adalah layanan single sign-on (SSO) ‘u.id’. U.id merupakan layanan single sign-on (SSO) yang memungkinkan pengguna masuk pada beberapa layanan berbasis internet tanpa harus mendaftar berkali-kali.

“Layanan single sign-on sebenarnya sudah banyak ditawarkan oleh penyedia aplikasi online dan media sosial. Kita mengenal Facebook Connect yang kemudian berevolusi menjadi Facebooks single sign-on. Layanan sejenis juga ditawarkan oleh Google, Twitter, atau Yahoo! Namun, kebanyakan layanan SSO ini hanya menggunakan verifikasi alamat email dan nomor ponsel saja,” ungkapnya.

Kemudian, layanan ketiga yang luncurkan PANDI adalah Blog my.id. Blog my.id adalah platform blog berbasis WordPress yang ditempatkan pada server PANDI di dalam negeri. Untuk mendaftarkan diri di blog my.id, pengguna harus mendaftarkan diri di u.id.

“Selain menggunakan server di dalam negeri, seluruh pengguna blog ini mendapatkan nama domain my.id gratis selamanya. Satu akun u.id hanya dapat mendaftarkan satu akun di blog my.id. Dengan cara ini, semua blog diketahui dengan pasti siapa pemiliknya,” ujar Andi.

PANDI, menurut Andi, merasa prihatin dengan semakin maraknya konten-konten blog yang meresahkan. Banyak sekali blog digunakan untuk menyebarkan berita bohong, fitnah, penipuan, atau kejahatan lainnya. Karena seluruh blog dengan platform ini diketahui dengan pasti siapa pemiliknya, pengguna akan lebih bertanggung jawab dalam membuat konten untuk blognya, pungkas Andi. [gni]

Sumber: https://www.merdeka.com/teknologi/tiga-layanan-online-baru-resmi-diluncurkan-pandi.html