BerandaBerita & WawasanSiaran Pers

Siaran Pers - 28 April 2026

PANDI Siapkan Implementasi Domain Aksara Jawa di Ruang Digital

Dibuat oleh Admin - pandi.id

Featured PANDI Siapkan Implementasi Domain Aksara Jawa di Ruang Digital

 

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) turut berpartisipasi dalam kegiatan koordinasi Second Level Domain (SLD) Aksara Jawa yang diselenggarakan pada 28 April 2026 di Museum Sonobudoyo, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendorong pemanfaatan aksara daerah, khususnya aksara jawa ke dalam ekosistem digital nasional yang semakin inklusif dan beragam.

 

Forum koordinasi ini menghadirkan berbagai pemangku daerah kepentingan, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, komunitas pelestari budaya, akademisi, hingga pihak teknis di bidang infrastruktur internet. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga wadah kolaborasi untuk menyamakan persepsi terkait urgensi digitalisasi aksara lokal sebagai bagian dari identitas bangsa di era transformasi digital.

 

Diskusi difokuskan pada kesiapan implementasi SLD aksara jawa sebagai bagian dari pengembangan Internationalized Domaian Name (IDN), yang memungkinkan penggunaan aksara non latin sebagai nama domain di internet. Inisiatif ini dinilai penting untuk membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dalam menggunakan Bahasa dan aksara daerah di ruang digital, sekaligus memperkuat keberagaman budaya Indonesia di tingkat global.

 

Dalam kesempatan tersebut, PANDI memaparkan secara komprehensif proses penggunaan aksara jawa sebagai nama domain, mulai dari aspek teknis, tata kelola, hingga kebijakan yang harus dipenuhi. Dijelaskan bahwa implementasi aksara daerah dalam sistem domain tidak dapat dilakukan secara sederhana, melainkan memerlukan standar internasional yang ketat untuk dapat menjaga stabilitas dan interoperabilitas sistem domain secara global.

 

Salah satu aspek penting yang disoroti adalah penyusunan Label Generation Rules (LGR) yaitu seperangkat aturan yang mengatur karakter apa saja yang dapat digunakan dalam sebuah nama domain berbasis aksara tertentu. LGR menjadi krusial untuk memastikan validitas, keamanan, serta konsistensi penggunaan aksara jawa dalam ekosistem domain name system (DNS) global.

 

Selain itu, PANDI juga menyampaikan informasi terkait mekanisme akreditasi registrar sebagai bagian dari persiapan implementasi SLD aksara jawa ke depan. Registrar memiliki peran strategis sebagai pihak yang akan melayani pendaftaran nama domain oleh masyarakat. Oleh karena itu, kesiapan dari sisi teknis, pemahaman terhadap karakteristik aksara jawa, serta kemampuan memberikan edukasi kepada pengguna menjadi factor penting yang perlu dipenuhi.

 

Kemudian, PANDI juga menyampaikan perkembangan penyusunan Label Generation Rules (LGR) Aksara Jawa yang telah dilakukan bersama para ahli Aksara Jawa dan pemangku kepentingan terkait selama kurang lebih satu tahun terakhir. Penyusunan aturan ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) guna memastikan bahwa standar penggunaan Aksara Jawa dalam sistem nama domain memenuhi ketentuan internasional yg berlaku. Proses tersebut mencakup pembahsan karakter, variasi penulisan, hingga aspek keamanan dan konsistensi penggunaan aksara agar implementasi domain Aksara Jawa nantinya dapat berjalan secara aman, stabil, dan kompatibel dalam ekosistem internet global.

 

Melalui forum ini, PANDI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemanfaatan aksara nusantara di ruang digital. Upaya ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari pelestarian dan revitaliasasi budaya lokal agar tetap hidup, relevan, dan dapat diakses oleh generasi masa kini maupun mendatang.

 

Kegiatan koordinasi ini mencerminkan sinergi yang kuat antara budaya dan teknologi dalam membangun ekosistem digital yng inklusif, adaptif, dan berakar pada kearifan lokal. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan antar pemangku kepentingan, implementasi domain aksara jawa diharapkan dapat segera terealisasi dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, sekaligus menjadi contoh bagi pengembangan aksara daerah lainnya di Indonesia.

 

 

Bagikan

Anda mungkin tertarik pada konten berikut ini

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari kami

© 2026 PANDI - PENGELOLA NAMA DOMAIN INTERNET INDONESIA. All rights reserved